Santhome Cathedral Basilica
Lokasi menurut sumber institusiSanthome menyatakan dibangun di atas makam Rasul Tomas di Mylapore, Chennai. Ini situs utama tradisi Tomas di India. Makam tradisional tidak berarti seluruh jasad masih ada di sini; peninggalan yang diatribusikan kepada Tomas juga dilaporkan di Ortona. Rincian akses dan objek yang dipamerkan harus dikonfirmasi dengan pengelola.
Sumber diperiksa: 2 Oktober 2026 · Tinjauan berikutnya: 2 April 2027
Santhome Cathedral BasilicaCathedral Basilica of Saint Thomas, OrtonaSanthome Cathedral BasilicaLihat di atlas 3D ↗Lihat lebih dekat
Pilih foto untuk memperbesar. Keterangan menjelaskan apa yang terlihat.
Fasad Basilika Katedral Santhome, Chennai. Gereja ini dibangun di kawasan yang dikaitkan dengan tradisi makam Tomas; foto ini menunjukkan eksteriornya.
Planemad · CC BY-SA 2.5 · Sumber foto · Diunggah 30 April 2007 · Ukuran disesuaikan; dikonversi ke WebP.Interior Basilika Santhome di Chennai. Foto menunjukkan ruang gereja utama, bukan ruang makam bawah tanah.
Joe Ravi · CC BY-SA 3.0 · Sumber foto · 12 Januari 2012 · Ukuran disesuaikan; dikonversi ke WebP.Apa yang dapat kita simpulkan?
Pengelola melaporkan relikui atau situs makam yang dihormati. Keterangan tersebut menjelaskan atribusi dan lokasi menurut lembaga penjaga; bukan verifikasi ilmiah identitas setiap tulang.
Titik perkiraan kota, bukan posisi ruang atau peti relikui.
Jejak lintas abad
- 1523
Pengelola mencatat pembangunan kembali gereja oleh Portugis, di kawasan makam yang dihormati.
Santhome Cathedral Basilica - 1896
Gereja sekarang diberkati pada 1 April, setelah pembangunan yang dimulai pada 1893.
Santhome Cathedral Basilica - 2002–2004
Restorasi mencakup kapel makam bawah tanah dengan akses terpisah agar kunjungan tidak mengganggu ibadah basilika.
Santhome Cathedral Basilica
Mengenal dan mengunjungi situs
Buka sumber resmi di atas untuk informasi pengelola. Jam akses, ibadah, reservasi, dan akses ruang relikui dapat berubah. Titik atlas menunjukkan kawasan kota; gunakan alamat dan petunjuk pengelola saat berkunjung.
Foto menampilkan gereja, ruang, atau peninggalan sesuai keterangan dan tanggal sumbernya. Foto tidak membuktikan identitas biologis relikui atau kondisi situs hari ini.
