Kembali ke koleksiDoa yang menjadi kepedulian

Santa Rosa dari Lima

Seorang awam Dominikan di Lima kolonial. Kerja, doa, dan pelayanan bagi orang miskin membentuk warisan santa pertama kelahiran benua Amerika yang dikanonisasi.

Masa hidup1586–1617
Baca kisahJelajahi atlas
Santa Rosa dari Lima
Ilustrasi artistik · ImageGen
PERJALANAN KISAH

6 bab. Satu perjalanan.

Jelajahi satu per satu, atau putar kisah untuk berpindah bab setiap 12 detik.

Santa Rosa dari Lima
Ilustrasi artistik · ImageGen · Pendamping visual kisah, bukan rekonstruksi peristiwa.
01 / 061586–1606

Isabel dalam Lima kolonial

Rosa lahir di Lima pada 1586 dengan nama Isabel Flores de Oliva. Julukan Rosa kemudian menjadi nama yang paling dikenal. Ia hidup di kota kolonial dengan ketimpangan sosial dan perjumpaan beragam kelompok. Mengenal latarnya membantu kita membaca pelayanan pribadi tanpa menghapus struktur kekuasaan dan kemiskinan yang mengelilinginya.

Vatican NewsL’Osservatore RomanoBaca dalam konteks ↓
01

Isabel dalam Lima kolonial

1586–1606

Rosa lahir di Lima pada 1586 dengan nama Isabel Flores de Oliva. Julukan Rosa kemudian menjadi nama yang paling dikenal. Ia hidup di kota kolonial dengan ketimpangan sosial dan perjumpaan beragam kelompok. Mengenal latarnya membantu kita membaca pelayanan pribadi tanpa menghapus struktur kekuasaan dan kemiskinan yang mengelilinginya.

Vatican NewsL’Osservatore Romano
02

Pekerjaan untuk keluarga dan sesama

Masa muda

Ketika keadaan ekonomi keluarga memburuk, Rosa bekerja di kebun dan menyulam. Penghasilan dan tenaga yang tersedia menopang keluarga sekaligus pelayanan. Kisah ini memperlihatkan bahwa hidup rohani tidak berlangsung di luar pekerjaan sehari-hari: tangan yang mengolah tanah dan menghasilkan kerajinan juga dapat menjadi tangan yang membantu orang lain.

Vatican News
03

Jalan seorang awam Dominikan

1606

Pada 1606, Rosa mengenakan habit Ordo Ketiga Santo Dominikus. Ia terinspirasi oleh Katarina dari Siena, tetapi menjalani panggilannya sebagai awam yang tetap berada di lingkungan keluarga. Tradisi Dominikan menyediakan cara menyatukan doa, belajar, dan pelayanan tanpa mengharuskan semua orang mengikuti bentuk kehidupan biara yang sama.

Vatican NewsL’Osservatore Romano
04

Keheningan yang terbuka bagi orang lain

1609–1617

Rosa menggunakan sebuah pertapaan kecil di taman keluarga sebagai tempat berdoa. Namun sumber juga mengenang bantuan bagi anak-anak, lanjut usia, dan orang miskin di rumahnya. Keheningan dan kepedulian tidak dipisahkan. Praktik asketis yang keras dalam biografinya perlu dibaca dalam konteks abad ke-17, bukan sebagai petunjuk untuk meniru tindakan yang melukai tubuh.

Vatican NewsL’Osservatore RomanoDominican Province of Saint John the Baptist, Peru
05

Dari duka menjadi penghormatan

1617–1671

Rosa wafat pada malam 23–24 Agustus 1617. Penghormatan masyarakat berlanjut dalam proses Gereja: beatifikasi pada 1668, kemudian kanonisasi pada 1671 oleh Klemens X. Ia dikenal sebagai santa pertama kelahiran benua Amerika yang dikanonisasi. Gelar itu menunjukkan sejarah pengakuan resmi, sementara warisannya tetap berakar pada pelayanan di Lima.

L’Osservatore RomanoVatican News
06

Menelusuri relikui di Lima

Masa kini

Pengelola Museum Convento Santo Domingo menyebut kapel relikui dan kripta dengan jenazah Rosa. Kompleks ini juga memelihara warisan Martín de Porres dan Juan Macías. Sanctuary rumah kelahiran Santa Rosa adalah lokasi berbeda. Foto gereja memperlihatkan ruang warisan; atribusi relikui mengikuti pengelola dan bukan pengujian identitas biologis oleh website ini.

Dominican Province of Saint John the Baptist, PeruMinistry of Foreign Trade and Tourism of Peru (MINCETUR)Dominican Province of Saint John the Baptist, Peru

Renungkan kisahnya

Pekerjaan apa yang bisa menjadi bentuk kepedulian hari ini? Pilih tindakan kecil yang konkret: menyiapkan makanan, menemani orang sakit, atau membantu tetangga tanpa mencari perhatian.

Linimasa

Titik dalam sejarah

  1. 1586

    Lahir di Lima dengan nama Isabel Flores de Oliva.

    Vatican News
  2. 1606

    10 Agustus: mengenakan habit Ordo Ketiga Dominikan.

    L’Osservatore Romano
  3. 1609

    Mulai menggunakan pertapaan kecil di taman rumah.

    L’Osservatore Romano
  4. 1617

    Malam 23–24 Agustus: wafat di Lima.

    L’Osservatore Romano
  5. 1668

    Beatifikasi oleh Klemens IX.

    L’Osservatore Romano
  6. 1671

    Kanonisasi oleh Klemens X.

    L’Osservatore Romano

Catatan sejarah

Sumber menyebut kematian pada malam 23–24 Agustus 1617; tanggal yang lazim ditulis ialah 24 Agustus. Ingatan liturgis universal 23 Agustus berbeda dari perayaan Peru 30 Agustus. Kisah pengalaman mistik dan mukjizat disajikan sebagai tradisi devosional. Santo Domingo, sanctuary rumah kelahiran, dan biara Santa Rosa merupakan tempat berbeda.

Jejak peninggalan

Jejak yang masih dapat ditelusuri

Lima · Peru

Basílica y Convento de Santo Domingo, Lima

Lokasi menurut sumber institusi
Interior Gereja Santo Domingo di Lima, difoto 28 Juli 2015.

Interior Gereja Santo Domingo di Lima, difoto 28 Juli 2015. Kompleks Dominikan ini menjaga warisan para santo Peru.

Diego Delso · CC BY-SA 4.0 · Sumber foto · 28 Juli 2015 · Ukuran disesuaikan; dikonversi ke WebP. Lisensi sumber tetap berlaku.

Kompleks Dominikan yang menurut pengelolanya menyimpan relikui serta jenazah Rosa dari Lima. Museum mencantumkan kapel para santo Peru dan kripta Rosa dalam rute kunjungan.

Sumber diperiksa: 4 Oktober 2026

Lihat lokasi
JEDA PENGETAHUAN

Apa yang kamu temukan?

Bagaimana Rosa menjalani panggilan Dominikannya?

Sumber & catatan

Baca sumbernya

Sumber diperiksa: 4 Oktober 2026

  1. Saint Rose of Lima, Dominican tertiaryVatican News
  2. Rosa da Lima, fiore profumato della spiritualità americanaL’Osservatore Romano
  3. Convento de Santa Rosa de LimaDominican Province of Saint John the Baptist, Peru
  4. Museo Convento Santo Domingo: chapels and cryptDominican Province of Saint John the Baptist, Peru
  5. Tourism inventory: Santo Domingo, LimaMinistry of Foreign Trade and Tourism of Peru (MINCETUR)

Kisah terkait